Jakarta.go.id
Login  •  Signup

Beranda Ensiklopedi
CARI DI ENSIKLOPEDI

Topik Terkait

 
 

Kenari

Share

Pohon ini lebih dikenal sebagai penghasil biji dari pada penghasil kayu, memiliki nama ilmiah Vulgare Leenh, tergolong suku Burseraceae. Pohonnya cukup besar dengan tinggi hingga 45 m dan diameter 70 cm. Batangnya tegak dan lurus, dengan akar papan setinggi 1-3 m. Kulit luarnya kelabu, mengelupas. Kayu gubalnya putih sedangkan terasnya coklat tua. Daunnya majemuk, menyirip ganjil, terdiri atas 4-5 pasang anak daun yang berbentuk jorong memanjang dengan permukaan daun licin, dan mengkilat. Perbungaannya berbetuk malai yang letaknya pada bagian ujung ranting. Kelaminnya terpisah sehingga terdapat pohon jantan dan pohon betina. Bunga kekuningan. Buahnya hijau, berbentuk bulat telur. Bijinya mempunyai tempurung yang keras.

Pohon kenari merupakan tumbuhan asli Indonesia yang keras, terutama di daerah Maluku, tetapi terdapat juga di P. Kangean, bawean, Flores, Timor, Wetar, Tanimbar, Sulawesi. Tumbuh di tanah rendah sampai ke pegunungan yang tingginya 1500 m dpl. Kenari umumnya tumbuh di hutan asli dan menyukai tanah-tanah berkapur, tanah liat maupun tanah yang berpasir. Pohon ini sering ditanam sebagai tanaman pelindung untuk tanaman pala atau untuk tanaman pelindung di tepi jalan seperti terlihat di beberapa kota di Indonesia, misalnya di Bogor, Medan, Singaraja dan Mataram. Kayunya mempunyai B.J. 0,55 dan digolongkan dalam kelas kekuatan III dan kelas keawetan IV Kayu kenari digunakan untuk papan, bahan bangunan, rangka pintu dan jendela, kayu lapis, mebel, lantai, dan papan dinding. Di P. Kangean digunakan untuk pembuatan perahu dan sampan. Bijinya dapat dibuat sebagai makanan pengganti biji "almond" dan juga dijadikan minyak, sedangkan lemaknya dibuat untuk makanan bayi. Di Bogor tempurung kenari dibuat perhiasan untuk souvenir.

Untuk pembudidayaannya, penanaman dilakukan dengan bijinya. Tempurung biji sangat keras sehingga perlu pengikiran untuk memudahkan masuknya air. Perlakuan ini mempercepat perkecambahan dari 6-12 minggu menjadi hampir 3 minggu. Untuk perbanyakan sebaiknya dibuat persemaian redan sesudah bibit mencapai tinggi 0,5 cm dipindahkan ke tempat yang sudah disediakan dan ditanam dengan jarak minimum 10 m. Di Jakarta, menjadi nama taponim di daerah Salemba, Jakarta Pusat dan terkenal sebagai tempat tinggal Moh. Husni Thamrin dan keberadaan Pasar Kenari.

 

 

Hits: 2478
encyclopedia/97948b6fd66ac97eff5952d8b071f2a9
Pohon Kenari

Paling Populer

 
 
© 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map