Jakarta.go.id
Login  •  Signup

Beranda Ensiklopedi
CARI DI ENSIKLOPEDI

Topik Terkait

 
 

Jeremias van Riemsdijk

Share

Salah seorang Gubernur Jenderal Hindia Belanda, leluhur banyak keluarga terkenal di Batavia. Ia memangku jabatan tersebut sejak tahun 1775 sampai 1777. Jeremias dilahirkan di Utrecht tanggal 18 Oktober 1712 dan meninggal di Batavia 3 Oktober 1777, putera pasangan Seipio van Riemsdijk seorang pendeta di Bonnik (Nederland) dan Johanna. Ia bertolak ke Hindia Belanda pada bulan Pebruari 1735, berpangkat sersan dalam dinas Kompeni. Sesampai di Hindia Belanda (24 September 1735) diangkat menjadi pegawai keuangan (boekhouder). Di tahun 1736 dengan cepat menjadi pedagang utama (opperoopman). Keberhasilannya banyak ditentukan oleh koneksi keluarga, yakni pamannya, Adriaan Valckenier (saat itu menjabat sebagai direktur jenderal). Kejatuhan Valckenier sempat menghambat karir Riemsdijk, namun koneksinya yang kuat dengan orang-orang VOC semakin memperlebar jalannya. Saat ia dipromosikan menjadi direktur jenderal, ia merayakannya dengan memesan sebuah kereta kaca dari Eropa. Ia terkenal sebagai orang yang hidup bermewah-mewah.

Sebagai kapten dari Pennisten (1743-1747), ia sangat terkenal hingga mendapat julukan Kapten Jas. Nama tersebut kemungkinan singkatan dari tiga huruf nama depannya, yaitu Jeremias. Pada masa itu ia menjual tanah miliknya di Jl. Gelderlan (Gerderlandseweg), terletak di belakang Buitenkerk, Batavia. Dengan demikian di kemudian hari apabila ada seseorang yang dikubur di tempat itu, maka orang menyebutnya dikubur di tanah Kapten Jas, sehingga nama itupun menjadi tokoh legendaris. Jeremias van Riemsdijk semasa hidupnya pernah menikah lima kali dan mempunyai 16 anak, salah satunya Willem Vincent Helvitius van Riemsdijk.

Jeremias menjadi Gubernur Jenderal setelah menjadi Kapten pada bagian Kerk pada VOC. Dia tinggal di Tanjung Timur yang merupakan salah satu rumah termewah dan terindah di kota Jakarta, dan sangat disayangkan rumah tersebut terbakar pada tahun 1985. WV Halventius menghibahkan tanahnya di Jl. Tanah Abang I (sekarang Museum Taman Prasasti) untuk memperluas pekuburan. Dia adalah juragan gula yang kaya yang kekayaannya diperolehnya dari petani-petani pribumi di Jawa Barat. Tetapi dia terlalu berambisi untuk memperkaya dirinya sendiri, sehingga ia dipecat dari pekerjaannya. Halventinus memiliki 14 orang anak dari istrinya dan 10 anak dari perempuan lain. Salah satu anaknya dari istri resmi yaitu Daniel yang sangat berbeda dengan ayahnya, Daniel adalah petani yang baik dan mengantarkannya menjadi pemilik daerah pertanian yang luas di Tanjung Timur pada tahun 1830. Saat ini makam dan nisannya dapat dijumpai di Museum Taman Prasasti, Jakarta Pusat.

 

 

Hits: 781
encyclopedia/ec64d0d9156df3a3517a583ecfa66f7d
Jeremias van Riemsdijk

Paling Populer

 
 
© 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map