Jakarta.go.id
Login  •  Signup

Beranda Ensiklopedi
CARI DI ENSIKLOPEDI

Ensiklopedi 19 April

MPR-DPR RI, Gedung Setelah Indonesia keluar dari keanggotaan PBB, Presiden Soekarno pada tahun 1965 bermaksud akan menyelenggarakan Conefo yang merupakan wadah dari negara Asia-Afrika, Amerika Latin, Negara-negara Sosialis, ...
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bermarkas di Jakarta. PSSI lahir di Yogyakarta, pada 19 April 1930, dalam suasana perjuangan. Lahirnya organisasi sepakbola "Nasional" pribumi ini juga disemangati oleh perjuangan melawan ...
Soeratin Tokoh sepakbola Indonesia, lahir di Yogyakarta, 17 September 1898 dan meninggal di Bandung 1 Desember 1959. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Yogyakarta, dia melanjutkan pelajarannya ...
Vonny Sumlang Penyanyi jazz, bernama lengkap Ivone Agnes Sumlang. Lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 19 April 1961 , dan keluarga yang memang menyukai musik. Adik kandung saxophonis pop Albert ...
Wahid Hasyim Negarawan dan tokoh Islam. Lahir di Jombang tahun 1914 dan meninggal 19 April 1959. dibesarkan di lingkungan pesantren. Ayahnya K.H. Hasyim Asy'ari, mempunyai sebuah pesantren di Tebu Ireng. Jombang. Di ...
Voetbal di Batavia Voetbal (sepakbola) telah lama ada di Batavia. Belanda memperkenalkan sepak bola ke Hindia Belanda di akhir tahun 1920, pada masa itu pertandingan voetbal atau sepak bola seringkali digelar untuk meramaikan ...
 

Terbaru di Ensiklopedi

Sekolah Menengah Atas Negeri 77
 

Sekolah Menengah Atas Negeri  77 (SMAN 77) Jl.Cempaka Putih Tengah 17 Telp : 4243119 Fax 4252864 Akreditasi A Jumlah ...

Detail »

Jakarta Outer Ring Road Ruas W2 Utara, Ulujami - Kebon Jeruk
 

­­­­ Jakarta Outer Ring Road Ruas W2 Utara, Ulujami - Kebon Jeruk Panjang Jalan 7,67 KM Jumlah ...

Detail »

Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki
 

Ingin menikmati opera dan teater berkelas internasional? tak perlu pergi ke luar negri. Jakarta dilengkapi dengan gedung teater yang dibuat dengan standart internasional yang terletak di pusat kota, ...

Detail »

 

Browse per Abjad

 
A tab_right_inactive
B tab_right_active
C tab_right_inactive
D tab_right_inactive
E tab_right_inactive
F tab_right_inactive
G tab_right_inactive
H tab_right_inactive
I tab_right_inactive
J tab_right_inactive
K tab_right_inactive
L tab_right_inactive
M tab_right_inactive
N tab_right_inactive
O tab_right_inactive
P tab_right_inactive
Q tab_right_inactive
R tab_right_inactive
S tab_right_inactive
T tab_right_inactive
U tab_right_inactive
V tab_right_inactive
W tab_right_inactive
X tab_right_inactive
Y tab_right_inactive
Z tab_right_inactive
Ba-cheng yi-ci, Klenteng
Tempat pemujaan orang Hakka, etnis Cina Batavia yang berasal dari Fujian, terletak di Jl. Jembatan Batu No. 49. Berdiri pada 1865 atas inisiatif beberapa tokoh yang mewakili seluruh masyarakat Hakka di Batavia. Klenteng komunal ini digunakan untuk menyimpan bilah-bilah papan nama orang yang telah meninggal (lin-wei), tanpa mempedulikan ... Detail »
Bacharuddin Jusuf Habibie
Lahir di Pare-Pare, 25 Juni 1936. Presiden Indonesia ketiga, menggantikan Presiden Soeharto setelah mundur dari jabatannya pada 20 Mei 1998, setelah sebelumnya untuk beberapa waktu menjadi Wapres. Sebelumnya pernah menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi, merangkap ketua Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT), dan ... Detail »
Bachtiar Effendi
Salah satu tokoh perfilman nasional. Ia sempat duduk di bangku AMS, karena orang tuanya menginginkan anak ini menjadi sarjana hukum. Tapi ia lebih tertarik terjun ke film, dengan memulai sebagai pekerja kasar, pembantu bagian dekor di Studio Tan's Film. Mulai berkesempatan main dalam Si Ronda (1930) kemudian dalam Melatie van Agam ... Detail »
Bachtiar Siagian
Lahir di Binjai, 19 Februari 1923. Sebelum ke film, Bachtiar telah aktif menulis naskah drama, antara lain The Blood People, The Blood of Worker dan Rosanti. Tahun 1974 ia belajar tentang penulisan skenario melalui Pudovkin's Book. Sebelumnya ikut bergerilya melawan pemerintahan Belanda dan Jepang. Terjun ke dunia film pada tahun ... Detail »
Badai Pasti Berlalu
Awalnya adalah sebuah cerita bersambung berjudul Badai Pasti Berlalu (BPB) karya Marga T yang dimuat di harian Kompas dari tanggal 5 Juni 1972 hingga 2 September 1972. Cerita tentang percintaan Leo dan Siska itu ternyata menarik minat banyak pembaca karena kepiawaian Marga T bercerita. BPB yang kemudian diterbitkan PT Gramedia sebagai ... Detail »
encyclopedia/9b67f9e428b45f07d28f6df1c6926878_thumb
Badan Keamanan Rakyat (BKR)
Sebuah korps pejuang bersenjata, dengan tujuan untuk menjamin ketenteraman umum, yang pada mulanya merupakan bagian dari Badan Penolong Keluarga Korban Perang yang didirikan di Jakarta pada 20 Agustus 1945, yang bekerja dengan sukarela bersama-sama dengan rakyat dan pemerintah, sehingga dapat dikatakan kedudukannya sejajar dengan ... Detail »
Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional (BMKN)
Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional, dibentuk oleh Konferensi Kebudayaan di Jakarta tahun 1950 sebagai Lembaga Kebudayaan Indonesia (LKI); sejak kongresnya di Bandung tahun 1952, namanya diubah menjadi BMKN. Kongres selanjutnya diadakan di Solo (1954), dan Bandung (1960). Merupakan sebuah badan non-politik yang disubsidi oleh pemerintah. ... Detail »
Badik Cangkingan
Senjata tradisional masyarakat Betawi yang bentuknya hampir menyerupai rencong (senjata khas Aceh) dan badik (senjata khas Makasar). Bagian-bagiannya terdiri dari gagang yang terbuat dari kayu yang keras atau gading, cincin terbuat dari perak, perunggu atau emas, kemudian rangka dan sarung. Kedua bagian ini biasanya terbuat dari ... Detail »
Badomba
Satu permainan tradisional yang mengandung unsur ghaib, seperti halnya permainan Jaelangkung yang juga akan diterangkan berikut. Permainan Badomba memerlukan pawang dan seorang anak yang berfungsi sebagai "domba". Cara bermain: Pawang duduk di tempat yang agak tinggi, "domba" ngedeprok di tanah sambil bersandar pada pawang. Pawang ... Detail »
Bagai Belanda Minta Tanah
Peribahasa tradisional Betawi yang dikiaskan kepada orang atau orang-orang yang licik dan serakah atau rakus. Diberi sedikit minta banyak, diberi banyak diambil semuanya. Ada dua versi cerita rakyat yang berkaitan dengan pepatah ini. Versi pertama: Orang-orang Belanda minta izin memakai sebidang tanah. Mereka hendak mendirikan kantor ... Detail »
© 1995 - 2010 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map