Jakarta.go.id
  •  •  English
  •  •  Login
  •  •  Signup
  • Balai Warga 3025

    ismail:

    Yth. Pemprov DKI. kenapa pertanyaan saya mengenai syarat pecah PBB tgl 05-11-2014 belum ada tanggapa...

    firman:

    bendungan di jakarta bernama JEMBATAN. ambil contoh lagi di tendean. Jembatan di samping sekolah. be...

    firman:

    Yth Pak Ahok, saya kira ada banjir di kampung pulo dan rawajati disebabkan karena jembatan. Coba per...

    Suprapta:

    Yth Pemprov DKI, mohon kiranya bantuan uang pembinaan kepada atlet-atlet DKI yang diberikan secara l...

    firman:

    Mulut air banyak yang tersumbat oleh pasir, tanah dan kadang kadang tertutup aspal. Ini mengakibatka...

  

Beranda Data Berita

Laporan Per Tanggal  
« April 2012 »
SuMoTuWeThFrSa
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930     

Laporan Per Bulan  
«   Tahun 2012   »
Januari (40)Februari (43)
Maret (31)April (42)
Mei (42)Juni (39)
Juli (30)Agustus (51)
September (35)Oktober (40)
November (39)Desember (27)

Detail Data Berita » Wisata DKI Sumbang Rp2,6 Triliun ke PAD

Tanggal:  04/04/2012
Media :  Pelita
Nara Sumber:  Sudin Pariwisata Jaktim
Dinas Terkait:  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Walikota Jakarta Timur H. Murdhani telah menetapkan Jalan Balai Pustaka Timur di Kecamatan Pulogadung sebagai kawasan unggulan wisata kuliner malam hari. Saat ini memang di kawasan itu sudah dikenal jajanan kuliner yang digemari masyarakat seperti sate padang, roti bakar dan lain-lain.

PLH Kepala Sudin Pariwisata Jakarta Timur, Drs Husnison Nizar mengungkapkan Selasa kemarin (3/4) di kantornya. Diakui Sonni, panggilan akrab Husnison, Jakarta Timur memang minim dalam usaha restoran, bar, pusat jajan maupun kafetaria dibanding wilayah kota administrasi Jakarta yang lain. Hal ini karena Jakarta Timur memang sangat minim pusat perkantoran dan pusat perdagangan.

Namun untuk wisata kuliner cukup banyak di Jakarta Timur yang digemari masyarakat seperti terdapat di Jalan Balai Pustaka Timur dan sekitar terminal Rawamangun sampai Jalan Pemuda, Jalan Pramuka dan Jalan Matraman Raya. Kampung Artis Cipayung juga dikenal tempat wisata kuliner.

Menurut data terakhir di Disparbud DKI Jakarta jumlah restoran, bar, pusat jajan dan kafetaria se DKI mencapai 3523. Dari jumlah itu di Jakarta Timur hanya 180 tempat usaha, dengan rincian restoran 162, bar 13, pusat jajan 4 dan kafe hanya 1.

Secara terpisah Kepala Bidang Perizinan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Drs Iwan Syaefudin pekan lalu di kantornya mengakui wisata kuliner dan resto, bar, kafe dan pusat jajan bertambah terus jumlahnya. Bahkan restoran khusus dari Korea, Vietnam, Jepang, Italia, Turki, Timur Tengah dan India tumbuh di beberapa tempat di Jakarta sesuai konsentrasi komunitasnya.

Karena itu bidang pariwisata di DKI tahun 2012 ini diproyeksikan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp2,6 triliun. Berarti meningkat 23,8 persen dibanding tahun 2011 sebesar Rp2,1 triliun. Sementara tahun 2010 pajak pariwisata baru sebesar Rp1,8 triliun.

Menurut Iwan, jumlah pajak Rp2,6 triliun itu terdiri atas pajak restoran Rp1,1 triliun, pajak hotel Rp1,1 triliun dan pajak hiburan Rp400 miliar. (kim)
© 1995 - 2014 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Pemprov DKI Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt 1 Telp: (+6221)3822255 Fax: (+6221)3822255 email: dki@jakarta.go.id | site map