Semaraknya suasana olahraga telah terasa sejak pukul 06.00. Dari 6 ribu peserta yang hadir, sebanyak 3.500 orang merupakan peserta sepeda santai. Sedangkan, sebanyak 2.500 orang lainnya sengaja datang untuk mengikuti acara jalan santai tersebut.
Suasana semakin meriah dengan iringan lagu-lagu Betawi yang diselingi alat musik khas Betawi, rebana. Untuk rute yang dilalui, peserta memulai dari depan lapangan IRTI Monas menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan kembali ke tempat semula. Peserta yang hadir pun tampak beragam, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orangtua sekalipun tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan bersepeda dan jalan santai ini, baik dilakukan untuk kesehatan dan juga menjaga lingkungan dari polusi udara”, ujar Muzani, yang berkesempatan membuka acara sepeda dan jalan santai, Minggu (31/1).
Untuk mendukung acara itu, panitia dan Dinas Kebersihan DKI Jakarta menyediakan dua buah toilet mobile, satu reguler dan satu VIP. Selain itu, panitia juga mendatangkan lima unit mobil ambulans milik Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Atang (40), salah satu peserta mengaku senang bisa berolahraga bersama. Dengan ikut bersepeda santai dirinya mengaku bisa lebih akrab dengan sesama penggemar olahraga sepeda lainnya.
“Setiap minggu saya selalu berolah raga dengan bersepeda, olah raga ini buat saya sehat dan jadi banyak teman,” tandasnya.
Ketua Panitia Iman Satria mengungkapkan, kegiatan ini sekaligus membantu pemerintah dalam menyukseskan program car free day.
“Kita perlu mengingatkan warga tentang polusi yang ada di Jakarta, untuk menjaga kesehatan dan mendukung program pemerintah,” tambahnya.
Sumber : beritajakarta.com
Reporter : Dunny / Ety


