www.jakarta.go.id

KONI DKI Intensifkan Persiapan Pelatda

KONI DKI Intensifkan Persiapan Pelatda

koniPengurus KONI DKI periode 2013-2017 saat ini tengah mempersiapkan sejumlah program kerja jangka pendek. Program kerja jangka pendek tersebut di antaranya mempersiapkan pemusatan latihan daerah (Pelatda) bagi para atlet untuk mengikuti sejumlah event keolahragaan berskala nasional maupun internasioanal.

"Pertama, kita telah mempersiapkan Pelatda yang telah dimulai sejak Januari. Persiapannya saat ini lebih intens lagi," ujar Winny Erwindia, Ketua KONI DKI Jakarta usai pelantikan pengurus KONI DKI Jakarta periode 2013-2017 di Balaikota, Rabu (15/5).

Selain Pelatda, kata Winny, KONI DKI secara simultan tengah mempersiapkan para atlet untuk mengikuti sejumlah event olahraga lainnya seperti, pekan olahraga mahasiswa dan Sea Games. "Pengurus KONI DKI yang baru dilantik agar bisa segera bekerja seoptimal mungkin. Intensitas kerja para pengurus saat ini akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.

Pihaknya, lanjut Winny, telah menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi terkait seperti KONI Pusat, Kodam Jaya, Kopassus, TNI AL dan TNI AU guna meningkatkan sarana dan prasarana latihan. Misalnya, cabang olahraga panahan bekerjasama dengan Kopassus. Lalu, ski air dengan armabar TNI AL. "Ternyata sambutannya sangat baik. Kita boleh dikatakan memiliki sarana dan prasarana sangat memadai, tanpa harus melakukan investasi sendiri dengan menjalin kerja sama," katanya.

Dikatakan Winny, pada kepengurusan KONI DKI periode 2013-2017 diisi sekitar 30-40 persen muka baru. "Lebih banyak wanita yang masuk dalam kepengurusan KONI yang baru ini," ucapnya.

Dalam kepengurusan Dewan Penyantun KONI DKI periode 2013 - 2017, sebagian besar berasal dari kalangan pengusaha "Kita mengharapkan agar  masa depan para atlet mendapatkan hidup lebih baik. Kami juga membentuk unit kerja baru yang khusus mengurusi kesejahteraan para pelaku olahraga," katanya.

Dirinya berharap, olahraga di masa yang akan datang bisa menjadi pilar bangsa. "Lagu Indonesia Raya di luar negeri hanya dua kemungkinan dikumandangkan. Pertama, saat presiden datang dan kita memenangkan suatu pertandingan. Semakin sering kita menang, semakin sering pula lagu Indonesia Raya dikumandangkan," tandasnya.

 

Reporter: folmer

Sumber: beritajakarta.com