127 Pejabat Purna Bhakti Dapat Penghargaan

127 Pejabat Purna Bhakti Dapat Penghargaan

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo memberikan penghargaan kepada para pejebat eselon I, II, dan III di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang telah memasuki masa purna bhakti pada tahun 2010 ini. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk ungkapan terima kasih serta apresiasi tinggi gubernur selaku pimpinan Pemprov DKI Jakarta. Penghargaan itu diberikan kepada 127 pejabat dengan rincian sebanyak 2 pejabat eselon I, 32 pejabat eselon II dan 93 pejabat eselon III A.

Pelepasan serta pemberian penghargaan kepada para pejabat yang mengakhiri masa bhaktinya di tahun 2010 itu langsung diserahkan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo di Balai Agung, Balaikota, Selasa (30/11). Secara simbolis, penghargaan diberikan kepada mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Muhayat, mantan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Aurora Tambunan, serta mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Nurfakih Wirawan.

“Kami akan tetap berkarya dengan memberikan masukan, usulan dan pandangan bagi peningkatan pembangunan kota Jakarta dan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Muhayat saat acara Pelepasan dan Pemberian Penghargaan Kepada Pejabat yang Telah Mengakhiri Masa Bhakti di Lingkungan Pemprov DKI Tahun 2010 di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (30/11).

Kepada 127 pejabat eselon yang memasuki masa purna bhakti dan mutasi, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menyatakan apresiasi dan rasa terimakasihnya atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan. Secara khusus, Fauzi Bowo juga menyampaikan secara khusus apresiasinya kepada Aurora Tambunan, mantan Deputi Gubernur DKI bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan yang kini telah menjabat sebagai Dirjen Sejarah dan Purbakala (Dirjen Sepur) Kementerian Budaya dan Pariwisata RI serta Muhayat, mantan Sekda Provinsi DKI Jakarta yang kini menjabat Ketua Islamic Center. “Saya juga bangga dengan 127 pejabat eselon I, II dan III yang telah mengabdi di jajaran Pemprov DKI rata-rata 25 tahun. Anda semua adalah kawan saya dalam melakukan perjalanan tugas dan tanggung jawab dalam membangun kota Jakarta,” kata Fauzi Bowo.

Menurutnya, masa pengabdian yang panjang menjadikan perjalanan hidup sebagai pejabat di lingkungan Pemprov DKI memiliki kenangan indah, suka dan duka yang tidak bisa dilupakan. Karena mereka telah menjadi keluarga besar Pemprov DKI Jakarta. “Kenangan itu akan selalu melekat. Dan meskipun secara kedinasan, hubungan kita terputus, tetapi saya mengajak anda semua tetap memelihara rasa kekeluargaan ini dalam perjalanan hidup kita selanjutnya. Mari kita pererat tali silahturahim diantara kita,” katanya.

Untuk itu, Gubernur meminta para pejabat yang telah memasuki masa purna bhakti dan mutasi tidak berhenti berkarya. Melainkan dirinya ingin mendapatkan masukan, usulan, arahan, pandangan terhadap langkah strategis yang harus diambil Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta. Karena masukan, usulan, arahan dan pandangan mereka sangat berharga, khususnya dalam menghadapi tantangan-tantangan kota ke depan.

Sumber : beritajakarta.com