www.jakarta.go.id

Perkembangan Harga, Stok dan Pasokan Komoditi Pangan

Perkembangan Harga, Stok dan Pasokan Komoditi Pangan

Tim Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, telah melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan pasokan komoditi pangan yang strategis di Provinsi DKI Jakarta untuk bulan Agusutus 2010 minggu ke-IV(tanggal 20 Agustus s.d tanggal 26 Agusutus 2010), sebagai berikut :

I. Kondisi Harga di Pasar Wilayah.

1. Harga beras pada tanggal 26 Agustus 2010 bila dibandingkan dengan tanggal 20 Agustus 2010, hampir semua jenis beras mengalami penurunan sebesar 0,24% sampai dengan 0,96% disebabkan menurunnya permintaan kecuali jenis beras IR I naik 0,21% disebabkan meningkatnya permintaan untuk jenis beras ini.

2. Harga semua jenis daging sapi, daging ayam boiler/potong, telur ayam ras dan ikan bandeng mengalami penurunan sebesar 0,44% sampai dengan 0,2,64% disebabkan menurunnya permintaan dan adanya penurunan harga di tingkat pedagang grosir khususnya untuk daging ayam boiler/potong dan telur ayam ras.

3. Harga jenis bawang merah dan hampir semua jenis cabe mengalami penurunan sebesar 2,19% sampai dengan 11,37% disebabkan menurunnya permintaan dan adanya penurunan harga kenaikan harga di tingkat pedagang grosir kecuali cabe rawit merah naik 0,46% disebabkan meningkatnya permintaan.

4. Harga pabrikan LPG (ukuran 3 Kg dan 12 Kg) stabil sedangkan minyak goreng curah,gula pasir dan susu bendera kental mengalami kenaikan sebesar 0,26% sampai dengan 3,73%


II. Kondisi Harga Grosir.

1. Harga grosir beras jenis Setra stabil, jenis IR 42 turun 2,56% sedangkan jenis IR I, IR II, IR III dan Muncul I mengalami kenaikan sebesar 0,51% sampai dengan 3,25% disebabkan meningkatnya permintaan dari para pedagang grosir untuk persediaan khususnya menghadapi hari Lebaran. Pasokan beras pada minggu ke-IV Agustus 2010 bila dibandingkan dengan minggu lalu mengalami kenaikan dari 13.550 ton menjadi 15.408 ton atau naik 13,71%.

2. Harga grosir semua jenis daging sapi stabil,telur ayam ras dan daging ayam boiler/potong turun 2,42% dan 5,85% disebabkan pasokan meningkat dan di sisi lain permintaan menurun sedangkan jenis ikan bandeng naik 0,99% disebabkan pasokan menurun. Pasokan ternak sapi/ kerbau ke PO Dharma Jaya mengalami kenaikan dari 1.122 ekor per minggu menjadi 1.196 ekor per minggu atau naik 6,60%.

3. Harga grosir semua jenis cabe dan jenis bawang merah mengalami penurunan sebesar

0,70% sampai dengan 41,35% disebabkan menurunnya permintaan khususnya dari para pedagang antar pulau. Pasokan sayur-sayuran dari daerah ke Pasar Induk Kramatjati mengalami kenaikan dari 8.340 ton per minggu menjadi 8.464 ton per minggu atau naik 1,49%.

 

III. Perkembangan stok beberapa kebutuhan pokok pangan di beberapa distributor/pedagang besar di wilayah Provinsi DKI Jakarta tanggal 26 Agustus 2010 dalam posisi cukup, sebagaimana uraian terlampir. (Iampiran 3).

IV. Perum Bulog Divre DKI Jakarta telah melakukan kembali Operasi Pasar Beras Cadangan Pemerintah (OPB-CBP) dengan harga beras Rp. 5.300.-/kg setelah dihentikan sementara pada tanggal 27 Juli 2010 dan disinergikan dengan Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan:

1. Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, tanggal 25 Agustus - 26 Agustus 2010 dan tanggal 30 Agustus - 1 September 2010 bertempat di 5 (lima) wilayah, masing-masing satu kelurahan.

2. Dinas Kelautan dan Pertanian dan PD. Dharma Jaya, tanggal 31 Agustus 2010 (Non Subsidi) bertempat di 6 (enam) titik lokasi dan tanggal 7 September 2010 (Subsidi) bertempat di 15 titik lokasi. (Iampiran 4)