www.jakarta.go.id

PKK DKI Gencar Sosialisasikan PHBS

PKK DKI Gencar Sosialisasikan PHBS

Beragam cara dilakukan Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta dalam mengencarkan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi warga Jakarta. Kali ini,  Gebyar Posyandu bertemakan Tanah Air Beta Bersih dan Sehat di Posyandu Melati RT 04/03, Mampangprapatan, Jakarta Selatan, Selasa (29/6).

Kegiatan tersebut semakin meriah dengan kehadiran para artis pendukung film layar lebar Tanah Air Beta seperti, Ari Sihasale dan istrinya Nia Zulkarnaen, Asrul Dahlan serta Robby Tumewu. Pada kesempatan itu, para artis pun melakukan dialog langsung dengan sekitar 300 para ibu dan anak-anak yang mengunjungi posyandu tersebut.

Ketua TP PKK DKI Jakarta, Tatiek Fauzi Bowo, mengatakan, dengan mengajak pihak swasta, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TP PKK DKI Jakarta dengan posyandu yang terus memperhatikan perkembangan kesehatan ibu dan anak. “Oleh karena itu, PKK akan terus meningkatkan dengan optimal kegiatan yang dapat menunjang kinerja PKK termasuk mengikutsertakan pihak swasta untuk mempertajam perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat,” ujar Tatiek Fauzi Bowo, Ketua TP PKK DKI Jakarta, Selasa (29/6).

Tatiek menjelaskan, ada 10 kriteria yang harus diperhatikan dalam budaya PHBS. Ke-10 kriteria itu yakni, persalinan yang ditolong tenaga kesehatan, memberi bayi ASI ekslusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah setiap satu kali seminggu, mengonsumsi buah dan sayur setiap hari, melakukan aktifitas fisik setiap hari minimal selama 30 menit dan tidak merokok di dalam rumah. “Dengan melakukan 10 kriteria PHBS tadi, kita dapat hidup sehat dan tidak mudah terserang sakit.” jelas Tatiek.

Selain sosialisasi, pengunjung yang datang juga mengikuti penyuluhan PHBS yang diberikan secara langsung oleh para artis pendukung film Tanah Air Beta tersebut.

Lurah Mampangprapatan, Suntoro, menuturkan, pihaknya sangat mendukung ata terselenggaranya kegiatan gebyar posyandu yang berlangsung di wilayahnya itu. Apalagi, wilayah RW 03, Mampangprapatan menjadi posyandu percontohan di wilayah ini. “Dengan gebyar posyandu yang melibatkan pihak swasta diharapkan dapat merangsang posyandu di daerah lain agar dapat meningkatkan pelayanan yang baik kepada ibu dan anak,” tuturnya.

Masyarakat yang datang pun merasa puas dengan kegiatan yang berlangsung di tempat tinggalnya tersebut. Wati, warga RT 09/03 yang memiliki dua orang anak usia dua tahun serta enam bulan mengaku puas dengan pelayanan posyandu selama ini. Sekali dalam satu bulan, dia selalu mendatangi posyandu untuk memeriksa kesehatannya dan bayinya. “Pelayanan di sini (Posyandu Melati) sudah cukup memuaskan. Saya berharap pelayanan dapat terus ditingkatkan,” tandasnya

 Reporter: agus /rhezky
sumber : beritajakarta.com