Beranda Ensiklopedi

Topik Terkait

 
 

Satyagraha Hoerip

Share

Sastrawan, biasa dipanggil Oyik. Lahir di Lamongan, Jawa Timur, 7 April 1934 dan meninggal di Jakarta 14 Oktober 1998. Seorang cerpenis berbakat, anak priyayi dari Jawa Timur yang selalu tampil dengan gaya bohemian, kaca mata hitam, jaket kulit, dan selalu membawa sikat gigi. Atas keinginan orang tuanya untuk melihat anaknya menyandang gelar sarjana, maka berbagai perguruan tinggi pernah ia masuki, tapi tidak pemah selesai. Di Universitas Indonesia pada Fakultas Hukum (1950), UGM pada Fakultas HESP (Hukum Ekonomi Sosial Politik), dan UNPAD.

Bakat menulisnya sudah tampak sejak SLTP dan makin berkembang setelah masuk SMU dengan kawan-kawan seperjuangannya seperti Alex Leo (mantan Dirjen TVRI), M. Boediarjo Surejo, dan Titi Said Sadikun. Ia juga membentuk perkumpulan GAYA (Gallant Asociation of Young Artist) yang beranggotakan 20 orang.

Hasil karya Oyik antara lain puisi berjudul Sajak-sajakan yang dimuat di Suara Rakyat dan majalah Brawijaya dengan nama samaran I GST Poreh, cerpen berjudul Natal dimuat di majalah Minggu Pagi, menerjemahkan novel Keperluan Manusia karya Leo Tolstoy (1962), menulis Antologi Esssai Tentang Persoalan Sastra (1969), menulis naskah film Palupi (1970), dll. Ia juga aktif sebagai kritikus sastra dengan memberikan masukan terhadap perkembangan sastra dan menilai hasil karya sastrawan lain. Cerpennya, Seorang Buruan, mendapat hadiah Hiburan Majalah Sastra tahun 1961, sedangkan cerpennya yang lain, Sebelum yang Terakhir, mendapat pujian dari redaksi majalah Horison tahun 1968.

Hits: 608
Satyagraha Hoerip

Paling Populer