Beranda Ensiklopedi

Topik Terkait

 
 

Portugeeschee Binnen Kerk

Share

Gereja Portugis luar, Portuguese Outer Church. Merupakan gedung tertua di Jakarta, berfungsi sebagai gereja hingga sekarang. Pada awalnya merupakan bangunan untuk menggantikan sebuah pondok terbuka yang sangat sederhana dan tidak memadai lagi untuk umat Portugis Hitam beribadat. Gereja yang sekarang bernama Gereja Sion itu terletak di Jl. Pangeran Jayakarta 1. Sampai sekarang masih berdiri dan merupakan bangunan tertua di Jakarta yang masih digunakan sesuai fungsinya. Tanahnya tidak seluas dulu yang juga mencakup sebuah makam besar. Dibangun antara tahun 1693-1695. Berdasarkan laporan pemberkatan gereja dalam bahasa Belanda disebutkan bahwa Gereja Portugis dibangun dibawah kuasa Dewan Gereja Joan van Hoom Radder, dengan peletakan batu pertamanya pada tanggal 19 Oktober 1693.

Nama Portugis diambil dari kenyataan bahwa gereja digunakan oleh Mardijker/bekas budak yang memakai bahasa Portugis. Bahasa ini dibawa ke Batavia dari pantai Koromandel India atau dari Malaka. Ketika bahasa Portugis sudah jarang digunakan maka kotbah tidak diberikan lagi dalam bahasa ini (1815). Sedang sebutan gereja luar karena letaknya ada di luar sudut tenggara tembok kota Batavia. Tepatnya di ujung utara Jacatraweg. Selama tiga ratus tahun berdiri sebuah gereja indah yang disebut dalam bahasa Belanda dengan De Nieuwe Portugeesche Buiten Kerk yang artinya "Gereja Portugis di luar (tembok) Kota", sebab sampai awal abad ke19 masih ada gereja Portugis lainnya yang berada di dalam kota. Dibangunnya gereja ini disebabkan banyaknya orang-orang Portugis dari Malaka yang datang ke Batavia. Gereja ini selesai dibangun pada tahun 1695. Barang-barang perabot gereja yang berukir indah di buat oleh tukang kayu yang khusus didatangkan dari P. Formosa (Taiwan). Gereja Portugis termasuk "gereja bangsal" (hall church) yang membentuk satu ruang panjang dengan tiga bagian langit-langit kayu yang sama tingginya dan melengkung seperti setengah tong. Gereja dipugar tahun 1920 dan 1978, namun perkembangan selanjutnya ternyata banyak perabot antiknya yang hilang.

 

 

Hits: 863
Portugeeschee Binnen Kerk

Paling Populer