icon-facebook-green-32.png icon-twitter-green-32.png
  • login.png
  • |  
   

DKI Evaluasi Pergub Kawasan Dilarang Merokok

Dipostkan 23-04-2012 | Hits : 1395
Kategori Berita Hukum

hukum1Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi aturan merokok khususnya yang termuat dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM).

Langkah ini dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan uji materi Pasal 115 Ayat 1 dan penjelasannya atas Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Dalam putusan itu, MK mewajibkan penyediaan tempat khusus merokok.

Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sri Rahayu mengatakan, putusan MK itu berimplikasi langsung terhadap peraturan yang menjadi UU Kesehatan, termasuk Pergub 88/2010. "Prinsipnya, pergub tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi," kata dia, pekan lalu.

Dalam Pergub tersebut, perokok dilarang merokok di dalam gedung tempat kerja, tempat umum, dan tempat lainnya. Ruang khusus merokok diletakkan terpisah dari gedung.

Sri mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah perubahan isi pergub harus dilakukan. Saat ini, pihaknya masih menunggu putusan MK itu dimuat dalam lembaran negara.

Setelah putusan dimuat, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLHD) DKI Jakarta. c31 ed: ratna puspita

Sumber: Biro Hukum DKI Jakarta

Media: Replubika

Komentar

Belum ada komentar

Posting comments after has been disabled.