icon-facebook-green-32.png icon-twitter-green-32.png
  • login.png
  • |  
   

Jakarta pertahankan fasilitas umum di jalan tol

Dipostkan 29-02-2012 | Hits : 4228
Kategori Berita Hukum

2Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung sebelum 5 Maret 2012 guna mempertahankan lahan berstatus fasilitas sosial dan fasilitas umum untuk jalan tol yang berasal dari kewajiban perusahaan pengembang PT Copylas Indonesia.

Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Sri Rahayu menyesalkan tindakan Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang tanpa pemberitahuan atau persetujuan dari Pemprov DKI mencairkan dana konsinyasi kepada PT Copylas Indonesia (Copylas) atas lahan untuk jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2.

Sebab, lanjutnya, lahan seluas sekitar 8,2 hektare tersebut berstatus fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang memang harus diserahkan oleh Copylas kepada Pemprov DKI sebagai persyaratan untuk mendapatkan surat izin penunjukan penggunaan tanah (SIPPT) bagi pembangunan perumahan Puri Botanical Garden Joglo.

"Kasasi akan kami ajukan sebelum batas pengajuannya yang hanya 14 hari. Jadi tidak boleh melewati 5 Maret yang menjadi batas penyerahan kasasi tersebut," katanya di Jakarta.

Menurutnya, Pemprov DKI merasa dirugikan atas tindakan PN Jakarta Barat menyerahkan dana  konsinyasi Rp187 miliar sehingga perlu segera mengonsultasikan hal tersebut kepada Benyamin Mangkudilaga, yang merupakan mantan hakim agung Mahkamah Agung.

Lahan fasos-fasum Copylas itu sesuai SK Gubernur DKI No. 2477/-711.5 tertanggal 1 Oktober 1997 tentang Penyempurnaan SIPPT dan Persetujuan rencana perpetakan seluas 978.360 m2 menjadi 1.352.085 m2 di jalan Raya Joglo dan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat. (NURUDIN ABDULLAH)

 

Sumber : Biro Hukum DKI Jakarta

Media : Bisnis Indonesia

Komentar

Belum ada komentar

Posting comments after has been disabled.